
Jay Idzes tidak dapat menyembunyikan kesedihannya setelah cedera kembali menggagalkan kesempatan membela Timnas Indonesia. Bek Sassuolo itu dipastikan absen dari skuad Garuda untuk FIFA ASEAN Cup 2026, padahal ia sudah lama menantikan momen kembali mengenakan seragam Merah Putih.
Kabar tersebut disampaikan Idzes melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat, 18 September 2026. Dalam pesannya, ia tidak hanya mengabarkan kondisi fisiknya. Idzes juga mengungkapkan betapa beratnya harus kembali menyaksikan perjuangan Indonesia dari luar lapangan.
Jay Idzes mengaku sangat sedih karena kembali absen
Jay Idzes merasa sangat sedih karena untuk kedua kalinya secara beruntun ia harus melewatkan agenda Timnas Indonesia akibat cedera. Pemain yang biasa menjadi pemimpin di lini belakang itu sebelumnya juga tidak dapat bergabung pada jeda internasional terakhir.
Idzes mengatakan bahwa ia sangat menantikan kesempatan kembali bersama Garuda. Harapan itu kini harus ditunda setelah masalah fisik yang dialaminya ketika bermain untuk Sassuolo belum memungkinkan dirinya mengikuti pertandingan internasional.
“Sangat menyakitkan bagi saya untuk absen begitu lama, terutama karena saya sangat menantikan untuk kembali bersama Timnas Indonesia,” tulis Idzes dalam pernyataan yang dibagikannya melalui Instagram.
Kalimat tersebut menunjukkan bahwa absennya Idzes bukan hanya masalah kehilangan pertandingan. Ia merasa kehilangan kesempatan untuk kembali berada di tengah rekan setim dan bertemu pendukung Indonesia yang selama ini memberinya dukungan.
Membela Indonesia memiliki arti khusus bagi Jay Idzes

Mewakili Indonesia memiliki nilai emosional yang besar bagi Jay Idzes. Dalam pernyataannya, bek kelahiran Belanda itu menegaskan bahwa mengenakan seragam Garuda selalu menjadi sebuah kehormatan.
Idzes juga merasa berat karena tidak dapat berada bersama tim dan suporter pada FIFA ASEAN Cup 2026. Hubungannya dengan pendukung Indonesia tumbuh kuat sejak ia memutuskan membela Merah Putih. Ia kemudian dipercaya menjadi salah satu figur penting sekaligus pemimpin di dalam skuad.
Bagi Idzes, panggilan Timnas Indonesia bukan sekadar perpindahan dari kompetisi klub ke pertandingan internasional. Momen tersebut memberinya kesempatan untuk mewakili negara, memimpin rekan-rekannya, dan merasakan dukungan langsung dari publik Indonesia.
Karena itu, cedera kali ini terasa lebih mengecewakan. Idzes sudah menunggu kesempatan untuk kembali, tetapi kondisi tubuhnya belum memberi izin.
Kesempatan kembali bersama Garuda harus tertunda lagi

FIFA ASEAN Cup 2026 seharusnya menjadi panggung kembalinya Jay Idzes bersama Timnas Indonesia. Setelah absen pada agenda sebelumnya, turnamen regional ini menawarkan kesempatan untuk membangun kembali ritme dan membantu Garuda mengejar hasil terbaik.
Rencana tersebut berubah ketika Idzes mengalami cedera saat Sassuolo menghadapi Juventus. Ia tampil sebagai starter, tetapi harus meninggalkan lapangan lebih awal. Sang bek terlihat memegangi area paha ketika keluar dari pertandingan.
Belum ada penjelasan resmi mengenai jenis cedera atau berapa lama Idzes harus menjalani pemulihan. Karena diagnosis medis belum diumumkan, kondisi tersebut tidak seharusnya disimpulkan sebagai cedera otot tertentu hanya berdasarkan rekaman pertandingan.
Yang sudah pasti, Idzes belum berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia pun harus menerima kenyataan bahwa momen comeback yang ditunggu kembali bergeser.
Jay Idzes memilih fokus pada proses pemulihan
Di tengah rasa kecewa, Jay Idzes memilih mengarahkan seluruh perhatiannya pada pemulihan. Ia ingin kembali bermain dalam kondisi benar-benar siap, bukan memaksakan diri hanya demi mengejar satu turnamen.
“Saat ini, fokus saya adalah memulihkan diri sepenuhnya dan melakukan segala upaya agar bisa kembali dengan kondisi yang kuat dan siap,” kata Idzes.
Sikap tersebut penting untuk kariernya bersama Sassuolo dan Timnas Indonesia. Cedera yang belum pulih sepenuhnya dapat memburuk jika pemain kembali terlalu cepat. Masa rehabilitasi juga tidak hanya ditentukan oleh jadwal pertandingan, tetapi oleh respons tubuh terhadap latihan dan evaluasi tim medis.
Idzes tidak menyampaikan target waktu untuk kembali. Keputusan itu menunjukkan pendekatan yang hati-hati. Ia ingin memastikan bahwa ketika kesempatan membela Garuda datang lagi, tubuhnya mampu menghadapi intensitas pertandingan tanpa meningkatkan risiko cedera berulang.
Dukungan suporter Indonesia berarti besar bagi Idzes
Pesan Jay Idzes juga ditujukan kepada pendukung Timnas Indonesia. Ia memahami bahwa suporter menantikan kehadirannya di lini belakang, terlebih setelah ia menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya dalam skuad Garuda.
Idzes menyampaikan bahwa tidak dapat berada bersama tim dan para pendukung merupakan bagian paling berat dari situasi ini. Pernyataan tersebut memperlihatkan hubungan yang telah terbangun antara sang pemain dan publik sepak bola Indonesia.
Dalam kondisi cedera, dukungan suporter dapat menjadi dorongan mental selama proses pemulihan. Namun, publik juga perlu memberi ruang kepada Idzes untuk menjalani rehabilitasi tanpa tekanan agar segera kembali. Prioritas utamanya sekarang adalah kesehatan jangka panjang.
Garuda kehilangan pemimpin di lini belakang
Kesedihan Jay Idzes juga dirasakan Timnas Indonesia karena Garuda kehilangan salah satu pemimpin pertahanannya. Idzes terbiasa mengatur posisi, menjaga jarak antarpemain, dan memulai distribusi bola dari area belakang.
John Herdman masih memiliki Kevin Diks, Justin Hubner, Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Jordi Amat sebagai pilihan. Namun, menggantikan Idzes bukan sekadar memasukkan bek tengah lain ke dalam susunan pemain. Pelatih perlu menentukan siapa yang mengambil tanggung jawab komunikasi serta kepemimpinan selama pertandingan.
Kevin Diks berpeluang mendapat peran lebih besar dan dapat menjadi salah satu kandidat pemimpin. Rizky Ridho menawarkan komunikasi serta pemahaman terhadap karakter sepak bola Asia Tenggara. Justin Hubner membawa agresivitas, sementara Elkan Baggott dan Jordi Amat menyediakan kekuatan fisik serta pengalaman.
Pilihan tersebut memberi Herdman ruang untuk menyusun pertahanan yang kompetitif. Meski demikian, absennya Idzes tetap meninggalkan kekosongan karena perannya menyatukan kemampuan bertahan, distribusi, dan kepemimpinan dalam satu profil.
Timnas Indonesia harus berjuang tanpa kapten pertahanannya
Timnas Indonesia harus melanjutkan persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa Jay Idzes. Situasi ini menjadi ujian terhadap kedalaman skuad sekaligus kemampuan pemain lain mengambil tanggung jawab lebih besar.
Bagi Idzes, turnamen tersebut akan menjadi pertandingan yang berat untuk disaksikan dari luar lapangan. Ia ingin berada di tengah tim, tetapi harus menerima bahwa pemulihan adalah satu-satunya jalan agar dapat kembali membantu Garuda dalam jangka panjang.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan skuad dan turnamen melalui halaman Berita FIFA Asean Cup 2026. Informasi sepak bola Indonesia lainnya tersedia di Platform Utama BC Game.
Jay Idzes berjanji kembali dalam kondisi lebih kuat
Cedera membuat Jay Idzes kembali kehilangan kesempatan membela Timnas Indonesia, tetapi tidak mengubah komitmennya terhadap Garuda. Rasa sedih yang ia sampaikan muncul karena seragam Merah Putih mempunyai arti besar dalam perjalanan kariernya.
Kini Idzes hanya dapat mendukung rekan-rekannya sambil menjalani pemulihan. Tidak ada tanggal pasti untuk comeback, tetapi tujuannya jelas: kembali dalam kondisi kuat, sehat, dan siap memberikan seluruh kemampuannya untuk Indonesia.
Garuda akan tetap melanjutkan perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Jay Idzes menjalani perjuangannya sendiri agar penantian untuk kembali membela Indonesia tidak berlangsung lebih lama.
Catatan redaksi: Artikel diperbarui berdasarkan pernyataan Jay Idzes pada 18 September 2026 dan informasi pertandingan yang tersedia hingga 20 September 2026. Diagnosis medis serta jadwal kembali bermain belum diumumkan secara resmi.

Teddy Rudiawan adalah seorang Penulis Artikel BC Game yang berpengalaman, berspesialisasi dalam analisis olahraga dan sepak bola, dikenal mampu mengubah data pertandingan yang kompleks menjadi insight menarik dan mudah dipahami, membantu pembaca menangkap dinamika permainan, nilai taruhan, serta tren performa dengan jelas dan tepat, sekaligus mencerminkan energi serta karakter data-driven dari brand BC Game.