
Timnas Malaysia meraih peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Fergus Tierney mencetak satu-satunya gol pada menit ke-62, hanya berselang singkat setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Harimau Malaya harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan. Vietnam memberikan tekanan sejak babak pertama, tetapi gagal mengubah peluang menjadi gol. Malaysia kemudian menemukan pembeda melalui pergantian pemain dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai.
Hasil ini menempatkan Malaysia di posisi ketiga, sementara Vietnam mengakhiri turnamen di urutan keempat.
Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol

Vietnam lebih mengancam pada awal pertandingan. Serangan dan umpan silang mereka membuat pertahanan Malaysia serta penjaga gawang Ahmad Syihan Hazmi harus terus waspada.
Malaysia perlahan memperoleh kesempatan untuk membalas. Bergson da Silva menjadi salah satu ancaman utama bagi pertahanan Vietnam, tetapi Patrik Le Giang mampu menjaga gawangnya. Kedua tim memasuki jeda dengan skor 0-0.
Skor tersebut membuat pertandingan tetap terbuka. Vietnam belum memperoleh keuntungan dari tekanan awalnya, sedangkan Malaysia masih membutuhkan penyelesaian yang lebih efektif.
Perkembangan pertandingan lainnya dapat diikuti melalui halaman berita FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk hasil laga dan perjalanan tim peserta.
Fergus Tierney Langsung Mengubah Pertandingan

Pergantian penyerang menjadi titik balik bagi Malaysia. Tierney menggantikan Bergson sekitar satu jam pertandingan berjalan, lalu mencetak gol pada menit ke-62.
Menerima bola di sekitar area depan kotak penalti, Tierney melepaskan tembakan keras yang melewati pertahanan Vietnam dan menaklukkan Le Giang. Gol tersebut memberikan Malaysia keunggulan yang akhirnya bertahan sampai peluit akhir.
Dari rangkaian kejadian itu, dampak pergantian pemain terlihat jelas: Malaysia memperoleh penyelesaian yang dibutuhkan saat skor masih imbang. Tierney tidak memerlukan banyak waktu untuk menentukan arah pertandingan.
Namun, kontribusi pemain pengganti tersebut baru menjadi kemenangan setelah Malaysia berhasil melewati tekanan Vietnam pada sisa laga.
Penalti Vietnam Dibatalkan Setelah Pemeriksaan VAR
Vietnam berusaha mengejar ketertinggalan dan sempat mendapat keputusan penalti. Kesempatan itu kemudian dibatalkan setelah pemeriksaan VAR, sehingga Malaysia tetap unggul 1-0.
Menurut referensi pertandingan terlampir, Vietnam kembali menambah tenaga pada fase akhir dengan memasukkan sejumlah pemain. Tekanan berlanjut hingga tambahan waktu, tetapi gol penyama kedudukan tidak tercipta.
Bagi Malaysia, fase tersebut menjadi ujian mempertahankan keunggulan tipis. Satu gol balasan akan menghapus keuntungan yang telah diberikan Tierney, sehingga setiap keberhasilan menghalau serangan memiliki pengaruh langsung terhadap hasil akhir.
Malaysia Menutup Turnamen Tanpa Kebobolan
Kemenangan atas Vietnam melengkapi catatan pertahanan Malaysia: Harimau Malaya menyelesaikan empat pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa kebobolan. Mereka juga mencetak total 10 gol sepanjang turnamen.
Catatan itu memberikan konteks pada keberhasilan meraih peringkat ketiga. Malaysia mampu menjaga gawangnya sepanjang kompetisi, meskipun akhirnya tidak mendapatkan tempat di final.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian sekitar 12 tahun untuk kembali mengalahkan Vietnam. Sebelum pertandingan di Jakarta, kemenangan terakhir Malaysia atas lawan regionalnya tersebut terjadi pada semifinal AFF Cup 2014.
Gol Tierney menjadi pembeda pada laga penutup, sedangkan pertahanan Malaysia memastikan keunggulan tersebut cukup untuk membawa pulang posisi ketiga. Liputan sepak bola berikutnya tersedia di BC Game.

Teddy Rudiawan adalah seorang Penulis Artikel bcgamebola.com yang berpengalaman, berspesialisasi dalam analisis olahraga dan sepak bola, dikenal mampu mengubah data pertandingan yang kompleks menjadi insight menarik dan mudah dipahami, membantu pembaca menangkap dinamika permainan, nilai taruhan, serta tren performa dengan jelas dan tepat, sekaligus mencerminkan energi serta karakter data-driven.
