Lompat ke konten
BC Game » Blog » Liverpool Tak Akan Jual Cody Gakpo Sembarangan, Manchester City Harus Menunggu

Liverpool Tak Akan Jual Cody Gakpo Sembarangan, Manchester City Harus Menunggu

Liverpool Tak Akan Jual Cody Gakpo Sembarangan, Manchester City Harus Menunggu

Liverpool belum memberikan lampu hijau kepada Manchester City untuk merekrut Cody Gakpo pada penghujung bursa transfer musim panas 2026. The Reds hanya akan mempertimbangkan penjualan jika kebutuhan lini serangnya sudah terpenuhi.

Manchester City telah bergerak untuk mendapatkan penyerang tim nasional Belanda tersebut. Nilai transfer Gakpo diperkirakan berada di sekitar £85 juta, tetapi pembicaraan antarklub belum berarti kesepakatan akan segera tercapai.

Posisi Liverpool cukup tegas. Kedatangan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain memang menambah pilihan di sisi kiri, tetapi klub masih ingin merekrut satu pemain sayap tambahan sebelum membuka jalan keluar bagi Gakpo.

Dengan tenggat bursa jatuh pada Selasa, waktu menjadi faktor terbesar. Liverpool tidak ingin kehilangan pemain produktif ketika penggantinya belum tersedia.

Manchester City Mulai Membuka Pembicaraan

Manchester City Mulai Membuka Pembicaraan

Manchester City melihat Gakpo sebagai target utama untuk menambah kedalaman lini depan. Pemain berusia 27 tahun itu dapat beroperasi sebagai sayap kiri, penyerang tengah, maupun pendukung striker.

Fleksibilitas tersebut membuat Gakpo cocok dengan kebutuhan City. Ia bukan tipe winger yang selalu bertahan di garis samping. Gakpo lebih sering bergerak ke half-space, menyerang kotak penalti, dan mencari peluang menembak menggunakan kaki kanan.

Laporan mengenai ketertarikan City menguat setelah Tottenham Hotspur lebih dahulu memantau situasinya. Namun, jika harus meninggalkan Anfield, Gakpo dikabarkan lebih tertarik bergabung dengan Manchester City.

Ketertarikan pemain tidak otomatis menentukan hasil negosiasi. Gakpo masih terikat kontrak jangka panjang setelah memperpanjang masa baktinya pada 2025. Liverpool karena itu tidak berada dalam posisi terpaksa menjual.

Liverpool Tidak Ingin Kehilangan Kedalaman Serangan

Liverpool Tidak Ingin Kehilangan Kedalaman Serangan

Liverpool mempunyai alasan kuat untuk mempertahankan Cody Gakpo, setidaknya sampai klub menemukan tambahan pemain yang tepat.

Gakpo bukan sekadar pelapis di sisi kiri. Kemampuannya mengisi beberapa posisi memberi pelatih Andoni Iraola lebih banyak pilihan saat mengubah struktur serangan dalam pertandingan.

Ketika dimainkan sebagai winger kiri, Gakpo dapat membawa bola masuk ke tengah dan membuka jalur overlap untuk bek sayap. Saat ditempatkan sebagai penyerang, ia mampu turun di antara lini untuk membantu proses kombinasi sekaligus masuk kembali ke area penalti.

Karakter tersebut tidak sepenuhnya sama dengan Barcola. Pemain asal Prancis itu lebih mengandalkan akselerasi, duel satu lawan satu, dan kemampuan menyerang ruang terbuka. Gakpo menawarkan permainan yang lebih langsung menuju kotak penalti serta ancaman tembakan dari area tengah.

Menjual Gakpo tanpa pengganti yang sesuai akan mengurangi variasi serangan Liverpool. Itulah sebabnya The Reds belum bersedia menerima tawaran hanya karena Barcola segera datang.

Transfer Bradley Barcola Mengubah Persaingan

Liverpool telah mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain untuk mendatangkan Bradley Barcola. Nilai paket transfernya dilaporkan bisa mencapai £123 juta, terdiri dari £106 juta sebagai biaya awal dan £17 juta dalam bentuk bonus. Barcola dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis sebelum menyelesaikan kepindahannya. Informasi tersebut dilaporkan oleh The Guardian.

Kehadiran Barcola secara langsung meningkatkan persaingan di posisi sayap kiri, area yang paling nyaman bagi Gakpo. Namun, transfer tersebut tidak otomatis membuat Liverpool ingin mengurangi jumlah penyerangnya.

Jadwal Premier League, kompetisi domestik, dan Liga Champions menuntut kedalaman skuad. Satu cedera dapat mengubah susunan lini depan secara cepat. Liverpool karena itu ingin memastikan Iraola tetap mempunyai cukup pilihan sepanjang musim.

Keputusan akhirnya lebih berkaitan dengan keseimbangan skuad daripada sekadar nilai tawaran. Bahkan proposal besar dari Manchester City dapat ditolak apabila Liverpool gagal mendapatkan pemain tambahan sebelum bursa ditutup.

Yankuba Minteh dan Ismaïla Sarr Masuk Pertimbangan

Liverpool dilaporkan memantau Yankuba Minteh dari Brighton serta Ismaïla Sarr dari Crystal Palace. Kedua pemain menawarkan profil berbeda dan berpotensi menjadi faktor penentu dalam masa depan Gakpo.

Minteh memiliki kecepatan tinggi dan kuat dalam situasi transisi. Ia dapat mempertahankan lebar serangan sebelum melakukan penetrasi ke kotak penalti. Masalahnya, Brighton memasang valuasi tinggi dan tidak berada di bawah tekanan untuk menjual.

Sarr menjadi alternatif yang secara finansial lebih terjangkau. Pengalamannya di Premier League juga dapat mengurangi waktu adaptasi, meskipun Liverpool harus menilai apakah kualitas permainannya sesuai dengan standar lini depan klub.

Sky Sports melaporkan Liverpool mencoba merekrut winger kedua setelah Barcola, dengan Sarr menjadi opsi saat negosiasi untuk Minteh berjalan sulit.

Jika Liverpool tidak memperoleh salah satu target tersebut, peluang Gakpo bertahan akan meningkat secara signifikan.

Kontribusi Gakpo Masih Terlihat pada Awal Musim

Performa awal musim memperkuat alasan Liverpool untuk tidak terburu-buru menjual Gakpo. Ia mencetak gol dalam pertandingan pembuka melawan Newcastle United, kemudian memberikan assist kepada Alexander Isak ketika Liverpool bermain imbang 2-2 menghadapi Nottingham Forest.

Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa spekulasi transfer tidak banyak memengaruhi pekerjaannya di lapangan. Gakpo tetap mampu menemukan ruang dan menghasilkan aksi yang berdampak langsung terhadap skor.

Berdasarkan profil resmi Premier League, Gakpo telah membukukan 33 gol dalam 128 penampilan liga untuk Liverpool. Angka itu berbeda dari catatan 91 penampilan yang terdapat dalam referensi awal dan menunjukkan pentingnya memeriksa statistik terbaru sebelum publikasi.

Jumlah gol bukan satu-satunya ukuran kontribusi Gakpo. Gerakannya menuju area tengah dapat menarik bek lawan dan menyediakan ruang bagi striker maupun bek sayap. Ia juga memberi Liverpool ancaman udara tambahan ketika serangan dibangun dari sisi berlawanan.

Mengapa Menjual Gakpo ke Manchester City Berisiko?

Selain kehilangan pemain penting, Liverpool harus mempertimbangkan risiko memperkuat pesaing langsung di Premier League.

Gakpo sudah memahami karakter kompetisi Inggris dan tidak membutuhkan masa adaptasi panjang. Jika pindah ke Etihad, City mendapatkan penyerang siap pakai dengan pengalaman dalam pertandingan berintensitas tinggi.

Liverpool juga harus memperhitungkan waktu. Dana besar dari penjualan hanya berguna jika klub masih sempat mengubahnya menjadi perekrutan yang tepat. Menerima £85 juta mendekati tenggat, lalu gagal membeli pengganti, justru dapat melemahkan skuad.

Dari sudut pandang olahraga, keputusan terbaik adalah menghubungkan kedua transaksi: Gakpo boleh pergi hanya setelah pemain sayap tambahan berhasil diamankan. Pendekatan itu menjaga posisi tawar Liverpool sekaligus membatasi risiko di lapangan.

Andoni Iraola Tidak Memberi Jaminan

Andoni Iraola belum menutup kemungkinan terjadinya perubahan skuad. Pelatih Liverpool itu meminta publik bersabar karena situasi dapat bergerak cepat pada hari-hari terakhir bursa.

Sikap Iraola tidak dapat diartikan sebagai konfirmasi penjualan. Pernyataannya lebih mencerminkan ketidakpastian pasar transfer. Selama belum ada kesepakatan final dan pemeriksaan medis, Gakpo tetap menjadi bagian dari rencananya.

Liverpool juga tidak perlu mengumumkan status “tidak dijual” secara mutlak. Klub dapat mempertahankan posisi negosiasi dengan menetapkan syarat yang sulit dipenuhi: harga tinggi, pengganti harus tersedia, dan seluruh proses harus selesai sebelum tenggat.

Masa Depan Gakpo Ditentukan Rekrutan Berikutnya

Masa depan Cody Gakpo kini bergantung pada langkah Liverpool berikutnya. Kesepakatan untuk Bradley Barcola membuka ruang bagi perubahan, tetapi The Reds masih menginginkan satu pemain sayap tambahan sebelum menyetujui penjualan.

Manchester City mempunyai daya tarik olahraga dan kekuatan finansial untuk meneruskan negosiasi. Namun, Liverpool memegang kendali karena kontrak Gakpo masih panjang dan sang pemain tetap produktif.

Selama pengganti belum datang, Liverpool tidak memiliki alasan mendesak untuk menjual. Situasinya sederhana: harga £85 juta dapat memulai pembicaraan, tetapi kesiapan skuad yang akan menentukan keputusan.

Pembaca dapat mengikuti kabar sepak bola, perkembangan transfer, dan analisis pertandingan terbaru melalui BC Game sebagai platform utama. Untuk saat ini, Gakpo masih menjadi pemain Liverpool, sedangkan Manchester City harus menunggu apakah satu kepingan terakhir dalam rencana transfer The Reds berhasil diamankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *